Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Sign

17 November 2014 Life is beautiful, isn't it? Mungkin ini hanya gelombang, atau mungkin grafik yang sedikit menanjak? Apa pun itu, that's not so bad. Untuk setiap sihir harus ada harga yang dibayar. Mungkin ini semacam uang muka.
Pernah gak kamu merasa tidak punya harapan. Bahkan gak punya mimpi untu dimimpikan. Malu karna menjadi seseorang yang, yang gak punya semangat, gak punya arah, pesimis. Kamu gak tahu kemana arah kaki kamu melangkah. Dan setiap orang yang kamu kenal tiba-tiba menjadi orang asing buat kamu. Pernah gak kamu merasa sedih. Kamu ingin menyendiri, sendiri, di sudut ruangan, atau menyendiri di atas bukit, mendengarkan lagu-lagu sedih dan menangis tersedu-sedu. Tanpa ada yang melihat, tanpa ada yang bertanya. Kamu terus menangis hingga kamu tak bisa melihat apa-apa. Terkadang aku ingin mengadu, mencari tempat aku bisa menangis. Tapi, tidakkah itu terlalu kekanak-kanakan? Aku ingin kembali pada masa kecilku. Hah, tapi tidakkah itu pun tandanya aku tidak dewasa? Aku ingin berlari, menembus waktu, menembus ruang, mencari kebahagiaan. Tetapi suatu pepatah mengatakan, "Kebahagian tak akan kau dapat jika kau terus berlari, berhentilah sejenak, syukuri apa yang berlalu, syukuri apa yang ada...

Waktu untuk Orang-Orang Tercinta

Mungkin terkadang kita terlalu sibuk, banyak pekerjaan menumpuk disana-sini. Terkadang kita lupa memberikan sedikit waktu buat orang-orang yang kita cintai. Ya, mungkin kita TIDAK MEMILIKI WAKTU yang BANYAK untuk mereka. Tapi setidaknya kita BISA MEMBUAT WAKTU yang CUKUP untuk berkomunikasi dengan mereka. Kita mungkin tidak sadar, dalam waktu yang sedikit itu kita sudah membawa sukacita buat mereka. Mengobati rindu mereka pada kita. Juga tak ada salahnya kita menegur sapa, bahkan dengan kerabat yang dulunya tidak terlalu dekat dengan kita. Setidaknya mereka bisa merasa senang mengetahui bahwa mereka pun masih diingat, selama teguran dan sapa dari kita cukup singkat dan tidak banyak basa-basi. Jangan sia-siakan waktu, sebelum kita atau orang yang kita kasihi masing-masing kehabisan waktu hidupnya.
"Pada akhirnya, tidak ada yang bisa memaksa. Tidak juga janji, atau kesetian. Tidak ada. Sekalipun akhirnya dia memilih untuk tetap bersamamu, hatinya tidak bisa dipaksa oleh apa pun, oleh siapa pun." Poyan, Perahu Kertas.

Rumit

Saya ingat ketika kecil saya selalu ingin cepat-cepat jadi dewasa. Melakukan semuanya sendiri. Memutuskan semuanya sendiri. Sekarang disinilah saya berdiri. Sendiri. Sendiri. Benar-benar sendiri. Sibuk memutuskan jalan yang terbaik bagi diri saya sendiri. Kadang saya menoleh kebelakang. Ke masa lalu. Masa-masa yang indah. Penuh tawa. Dan yang paling penting, saya tidak sendiri. Setidaknya tidak merasa sendiri walaupun, ya, benar-benar sendiri. Sekarang saya merasa seperti tidak dimana-mana. Ataupun hendak kemana. Mungkin, inilah dunia orang dewasa. Complicated. Begitu rumit. Dan sepi.